CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 30 September 2013

Dulu putih, sekarang abu abu :|

This writing just continued by the last posting before

dulunya dia orang terdekat yang tahu setiap aktivitas yang gue lakuin (aktivitas yang wajar maksud gue),
walaupun dalam masalah keluarga, gue gg pernah curhat ke dia, palingan cuma curhat masalah feeling atau paling banter masalah selera musik yang emang kita klop banget (bikin rusuh kelas dengan duet GAJE), Yup, dia sahabat gue :D. Dia udah punya doi guys, tenang saja :D Gue masih istiqamah kok :)

akhir tahun 2012 tepatnya sebelum ultah gue, gue habisin lusinan tisu (dalam rangka curhat) disalah satu cafe yang sebelumnya emang lagi pengen en ngebet banget pengen es ccream vanila coklat.
But, insiden lusinan tisu itu hancurin nafsu gue buat rasain tu es cream, 'coz jangankan rasain nyolek cup nya aja enggak.


Gengsi ? bukan !
gag mungkin banget gue yang udah bersimbah air mata dengan lusinan tisu mendadak diem dan nyicip tuh es cream (tengsin :D)

Yup, itu saat gue lagi dalam ujian besar buat ninggalin kehidupan dunia (proses pencarian hidayah) dan dia adalah orang pertama yang dukung gue :) buktinya dengan hadiah kerudung besar berwarna abu abu dengan ornamen bunga. It's so nice, right ?


Taraaaa, dan akhirnnya gue seperti ini (ada proses yang bersifat privasi yang gag mungkin gue expose disini guys, sorry :) ), gue yang udah mulai berpakaian muslimah dengan jilbab yang tidak terawang lagi, baju dengan potongan panjang dan tidak membentuk lekukan lagi dan mulai sedikit demi sedikit membiasakan memakai pansus (sedih rasanya nganggurin sepatu kets abu abu gue). But, i'm so really that it's will make me nearly with Allah.

Dia adalah salah satu orang yang menjadi perantara gue dalam pencarian Tuhan dan hidayahNya.

Namun pertengahan 2013 ada hal yang membuat batin gue terkapar, dia yang gue kenal adalah dia yang rajin sholat, hoby ngaji dan gue pikir dia bakalan gag macem2 (dalam artian macem macem ruang lingkup pemikiran gue tentunya) sama si doi. Buttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt, serasa dunia mengecil dan sangat kerdil waktu gue buka WA and liat foto profilnya lagi sama si doi yang belum mahramnya tapi akrab banget.


Jealous ? Not at all >.<
disaat yang sama gue bener bener kehilangan orang terdekat gue guys, bagaimana tidak ? dia adalah orang yang nasehatin gue untuk gag seperti itu dan dia nyaksiin sendiri isakan tangis gue dengan lusinan tisu itu.
Arrrggggggggghhhhhhhhhhhh, what should i do ?
Dia yang dulunya putih sekarang abu abu :(


*gue berharap suatu saat entah kapan, dimana dan bersama siapa, dia baca tulisan gue ini. Bukan untuk temuin gue ataupun minta maaf, ya mungkin hanya untuk sekedar mengenang lusinan tisu itu. (Sebab gue gag berharap banyak lagi, itu kehidupan dia guys :| )

Serasa nelan ribuan pil guys, nyesek !



Dalam ketersayatan persahabatan kala itu,
Limpok, 30 September 2013
21.05 p.m



Jumat, 27 September 2013

Abnormal, Katanya !

Because of Abnormal


Hidup dalam lingkungan yang bukan dunia loe itu rasanya gimana guys ?
nyesek ga ?
Well, apapun jawaban kalian gue hargai (goceng cukup :D *balikbadanlangsungkabursebelumditimpukin)

Right, itu yang gue rasain saat ini. Gue ngerasa habitat gue sekarang ga cocok lagi sama keadaan batin gue.
semenjak gue dapat hidayah dan mulai membatasi diri untuk tidak terlibat dalam kegiatan ga penting itu gue ngerasa diri gue dijajah sama lingkungan yang sama sekali gag mendukung gue untuk bertindak lebih baik.

Gue ga nyalahin temen temen gue, bagaimanapun mereka turut andil dalam pencarian hidayah gue 6 bulan yang lalu. Sebab, dari mereka gue belajar bagaimana perbandingan ukhuwah. Gue juga gag nyalahin mereka yang belum berniat kearah yang lebih baik (nyari hidayah), 'coz harus dari gue nya yang pinter buat milah milah waktu kapan buat dakwah dan kapan buat having fun (bukan hura hura)

Karena seharusnya yang terjadi adalah, gue bisa buat mereka terinspirasi dengan semua kisah hidup orang-orang yang susah payah nyari TuhanNya dan segala kebenaran tentangNya. Yup, nyatanya gue belum ngelakuin itu, Susah guys, sebab mereka adalah orang orang yang sudah pernah menempuh jalur dakwah dan kemudian jatuh kejurang hedonisme. So, mereka udah bosan sama dakwah dan gag pengen lagi kehidupan mereka dibatasi oleh syariat yang menurut mereka terlalu mengekang.

Right, merekalah orang orang terdekat gue.
But, emang ada yang beda ketika gue dekat sama temen temen baru gue (temen yang mulai akrab sejak gue berusaha jadi muslimah total). 'coz selalu ada yang nasehatin gue, waktu gue tertata dengan baik dan nyaris gag ada waktu yang terbuang sia sia guys. Beneran !

That's why i call abnormal !
Terhimpit rasanya hidup dalam kehidupan dua dimensi seperti ini, ruang gerak gue terbatas.
Salah gue yang gg bisa tegas sama diri gue sendiri.

Semua karena logika gue yang gag bisa berdamai dengan nurani gue,
Abnormal, Katanya !

Rabu, 25 September 2013

Because that's balances :|

Yup, nggak berapa lama gue posting tentang "amanah" yang gue terima, sekarang gue beneran dapat cobaan.
Right, Let balances !
Semua berpasangan bukan ? Ya, begitu juga dengan cerita dalam kehidupan.
Tak ada yang perlu disalahkan, disesalkan, bahkan ditangisi.
Itu mutlak guys :)

Well, si andro bertingkah (read : samsung android gue) lagi, SD card nya unread and fatalnya lagi terformat otomatis. Yup, all data lose. PERFECT !
nangis ? Nggak segitunya sih.
nyesal ? Nggak ada alasan nyesal, apa yang harus disesalin coba !
Lebih tepatnya ini menjadi hikmah,

Right, hikmahnya adalah gue harus ngumpulin duit dari hasil keringat gue sendiri (ciieeleee) biar ntar ada yang nemenin si andro. Selama ini si andro emang gag sendiri si, dia ditemenin Si Kia (HP yang sekarang berumur 7tahun ditangan gue :D).

Because of that, gue udah nyusun planning buat mgumpulin duit.
Terobsesi ? Gag la, gue cuma mulai sadar kalo semua yang terjadi itu pasti ada hikmah yang bisa gue ambil (bukan nyolong, tapi ambil :D)

that's balances, is it right ? Benarkan saja guys, walau dalam keadaan setengah menggeleng :D
Planning pertama gue adalah apply CV n surat lamaran ke lembaga bimbingan belajar, doain ya guys :)

And the trouble one that, flashdisk gue dipinjem temen sementara berkasnya paling telat diantar besok.
Ya Tuhan,
(jangan lola, CV n surat lamaran gue ada dalam flashdisk itu, Arrghhh),
sekelebat pikiran ada dalam otak gue saat ini mikir gimana besoknya. Pasalnya gue beda kelas sama dia. Ya Allah semoga besok gue bisa ketemu dia dikampus (syukur2 kalo dia ada kelas, if not :( Huuuft)

Ya Allah, gue gag minta gue dilulusin dalam test itu. Gue cuma berharap kalo gue gag lulus, gue diberi kekuatan nerima kenyataannya tanpa harus air mata gue netes :( (karena sebenarnya gue cengeng pake banget, but gag ada yang tahu guys. Yup, gue selalu ceria depan temen2 gue. Dan bakalan gg ada yang nygka kalo gue cengeng sebelum gue nangis depan mereka. But gue gg akan biarin hal itu terjadi. Because teman2 gue punya hak atas keceriaan gue *numpangcurcol, MAAF :D)

i will back to my purpose :)
and the last one, please give praying for me :)

Senin, 23 September 2013

Why ? (Seperti Terkotak Kotak)



Why ?
Ah, apalah arti sebuah judul,"keluhku"
whereas that's is an important thing before i write down on my blog, but today Arrrggggggggggghhh


Yup, hari ini mod nya lagi ga balance. Meskipun udah dhuha tetep aja bawaanya ga mod. Ya Rabb, why ?
why why why why and why ? Ah, lebay rasanya terlalu memikirkan hal yang sifatnya absurd
aku juga bingung harus memulai topik ini darimana.

Dear my blog, bosan rasanya berkutat sama perkuliahan.
Menurut orang yang "dekat" sama aku mungkin gag akan nyangka aku koar koar diblog gini ('coz in fact i am a silent one), tujuan koar koar bukan karena saya dihadapkan akan masalah yang besar, Toh saya punya Allah yang maha besar :) Allahughayatuna!

Well, gag mod itu biasa terjadi dalam diri aku.
apalagi dengan rutinitas seabrek yang ada, dimana harus ngunyah ikatan kimia, ngemil kimia organik, makan kimia analitik, dan "cara makan" lain tentang kimia :|
Belum lagi kalo harus kekampus dengan merangkak, padahal kota ini gag sebesar Jakarta yang super macet :| Huuft (kurang ngerti ekspresi apa ini)

Commonly i just sit in front of laptop to make different one thing on my blog
But today i just type all of keyboard randomly without sense.

Rabu, 18 September 2013

First Day to Adapt

Well well well, tahu hari ini hari apa ?
entahlah, aku lupa. Bahkan padahal aku tak ingin mengingatnya secara detail apalagi harus ngubek ngubek si Andro buat liat kalender :|

But, ada sedikit memori yang tertinggal (padahal gag ada yang lupa tentang hari ini)
Baiklah, ini hari pertama aku di kelas baru. Right, seperti posting sebelumnya aku udah beberin tentang beberapa nikmat yang Rabb titipin buat aku that is join in international class program :)

Ya Ampun, Rasanyaaaaaaaaaaa kayak keluar dari rimba raya trus masuk jurang yang dangkal tapi kesangkut dibatuan besar. Rasanya JLEB :D (bahasa makhluk depresi)

Bukan language nya yang dipermasalahin, apalagi materinya (InsyaAllah sedikit tahu) But the condition and situation are so make my mind crowded :(

Parahnya lagi dikelas ngerasa kayak orang asing yang tiba tiba salah masuk kelas dan telat sadar masuk kelas yang salah and akhirnya terjebak dikelas karena ada tugas kelompok yang dibagi secara acak dan gue salah satunya :D (kontroversi bahasa)

Yup, i must adapt :) step by step slowly and still focus on my goal
Allah ghayatuna, tidak akan ini melebihi kemampuan jika Allah telah memberikan amanah ini untuk di emban :)
Alhamdulillah :) One of my goal was reached

Selasa, 17 September 2013

Nikmat itu "....."

Ya Allah, nikmat ini terlalu berlebih :)
But, hamba yakin ini yang terbaik
Sebab, bukankah nikmat ini amanah ?
Ya, hamba anggap ini amanah ya Allah :)

Baiklah, sedikit saya akan berbagi
- awal nikmat ini dimulai ketika saya memulai hari sebelum fajar dengan QL (read qiyamul lail), lama rasanya saya tidak bangun di dua pertiga malam itu. Right, iman saya saat itu labil dan kian futur :|
Dipagi harinya pun saya dhuha dan berhajat kepada yang maha Kaya semoga semua jalan saya dimudahkan.


Saya mengikuti test tentor disebuah lembaga bimbingan belajar, tentunya dengan harapan besar untuk lolos dan mulai mendapat sedikit pengalaman bagaimana cara mengajar. 1 jam cukup rasanya menyelesaikan 10 soal hitungan yang "bebal".

- Saya mengikuti test menjadi asisten lab dan Alhamdulillah lulus :)
- Tidak lama kemudian saya mendapat sms bahwa saya lolos test tulis dan harus mengikuti test micro teaching
- Saya terpilih menjadi komisaris leting (KOMTING) :) *hihi
- Saya masuk program kelas Internasional :)
- Saya mengikuti wawancara menjadi Mentor UP3AI (program matakuliah agama)

Ya Allah, ini berlebih :)
Alhamdulillah :)
*To be continue....


Sabtu, 14 September 2013

Bebal Rasanya -_-

Entah !
Kata itu yang saat ini tepat untuk mewakili perasaan hati yang kian hari terusik hal hal diluar logika.


Sepertinya aku memang perlu berdiam diri beberapa waktu menghindari hiruk pikuk dunia luar dan tetap berada diruang ini.
Paling tidak beberapa waktu, but entahlah !

ya, bebal rasanya jika terus berada dalam posisi tidak normal seperti ini -_-
Tidak normal ? YA

Atau ada argumen lain tentang ketidaknormalan ini ?
Ah, who cares ?

Tetap saja bebal rasanya, sebab hatiku sulit berdamai dengan logika.
Sebab lagi dan lagi logika itu tak terlogikakan.

Bebal Rasanya -_-

Sabtu, 07 September 2013

Life it like a camera

Life it like a camera

Focus on what's important to you


And you will capture it perfectly :)





Senin, 02 September 2013

Kalian Tidak Pernah Tahu Papua -_-

Saya lahir dan di besarkan di tanah Papua, tepat 28 tahun yang lalu. Dan kedua orang tua saya pun meninggal dan dikebumikan di tanahnya. Sebab itu pula,saya memiliki keterikatan batin dengan Papua, rumah dan keluarga saya semua berada di sana.

Anak-anak Papua – Tempo

Sudah 3 bulan ini saya tinggal di Jakarta, tak tahu juga mengapa saya bisa cukup lama meninggalkan kampung halaman saya. Padahal, bagi saya tak ada tempat yang lebih indah, nyaman, tentram, rukun dan damai seperti di Papua.

Perbedaan suasana dan kondisi yang saya rasakan begitu kental sekali, kalau di Papua semua orang ramah ketika melihat orang baru, dan jam 9 malam semua aktifitas dan kebisingan jalan sudah tak terdengar lagi.

Sungguh nyaman berada disana,tenang dan asyik buat melepaskan lelah.berbanding terbalik dengan ibukota ini, ibukota yang kotor, sesak, bising, berdebu, dan tak pernah ramah.

Selain itu juga, kehidupan beragama di Papua saling menghormati dan penuh toleransi, jujur saja saya seorang muslim, tapi tak pernah saya dan keluarga saya bahkan warga muslim lainnya disana yang pernah di dzalimi.

Tak ada perbedaan disana, hati kecil saya berkata, mungkin Indonesia yang sebenarnya adalah Papua dan bukan pulau jawa. Berbagai macam suku, ras dan agama semua berbaur menjadi satu disana, tapi selalu damai dan tenteram sejauh ini.

Peta Papua – Ist

Mengapa kondisi di Papua tak sama dengan yang terjadi di ibukota ini, bukankah seharusnya disini lebih menerima dan welcome terhadap berbagai perbedaan,sebab Jakarta ibukota negara, ibu dari kami yang adalah rakyat indonesia.

Terlalu banyak pengekangan dan pelecehan SARA di sini, agama lain tak pernah tenang menjalankan ibadahnya disini. Mereka ada yang diusir dan dijauhi. Apa kalian sadar? Negara kita bukan hanya berisikan satu agama saja, itu sudah ada jauh sebelum kita semua ada, tindakan FPI yang memalukan kami umat muslim yang berada di Papua, yang merantau dan mencari sesuap nasi di atas tanah yang mayoritas penduduknya nasrani.

Tapi,mereka tak pernah mendzalimi kami,mereka begitu menghormati dan memperlakukan kami secara manusiawi, mereka toleran dengan ibadah kami.

Sedangkan disini, bertebaran orang-orang egois yang mengatasnamakan agama, merusak, dan memecah belah persatuan bangsa indonesia.

Satu pesan buat saudara-saudara muslim saya, kalian tidak pernah menginjakkan kaki di tanah Papua, jadi kalian tidak pernah tahu Papua!! Kalian mesti pergi ke Papua, dan membuka mata kalian di sana..

Bahwa umat beragama di sana hidup rukun tanpa membedakan ras,suku,dan agama..

#biarkan damai-MU selalu ada di sana di Papuaku..


sumber ]
sudibyo hafis 02 Sep, 2013