CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Kamis, 28 Juli 2011

Perbuatan salah yang begitu dahsyat bisa membuat seseorang menjadi trauma. Jadi bagaimana ya?

Tidak ada hal yang paling menyiksa selain teringat dengan kesalahan yang pernah kita perbuat. Apalagi kalau itu terjadi di depan orang lain, seakan-akan ingin kita mengoperai plastik wajah kita. Bertemu orang lain malu jadinya, saat sendirian masih juga terbayang, bahkan tidur juga terganggu. Perasaan ini menjadi siksaan batin bagi sejumlah orang, jadi untuk orang itu tidak bahagia jadinya.
Level paling parah dari perasaan semacam ini dinamakan trauma. Banyak orang yang tidak bisa hidup “normal” setelah mengalami kejadian tertentu. Usai perang biasanya banyak prajurit yang harus melewati masa terapi sebelum mereka bisa kembali hidup normal. Maklum, dentuman peluru, ledakan juga melihat ceceran darah menjadi pemandangan sehari-hari.
Perbuatan salah yang begitu dahsyat bisa membuat seseorang menjadi trauma. Jadi bagaimana ya?

pemakaman hijau

Suatu hari di pemakaman hijau itu. Gadis 9 tahun bertubuh bongsor menatap haru pemakaman seorang rekan bisnis ibunya yang telah meninggal.
“Ma, kenapa semua orang pada menangis? Bukankah semua orang yang hidup itu akan mati?”. Tampak raut kecewa Kikan seolah membisikkan kepada pohon-pohon yang ada di pemakaman sendu itu.

“Apa yang terjadi pada mamaku? Ah,nyebelin. Mama gak menjawab pertanyaan ku”.

Senja pun menjemput kesedihan ibu Kikan sehingga Kikan pun dapat melahap santapan malam dari ibunda tercinta.
<>
“Kikan sayang... biasakan cuci piringmu setelah makan ya, mama ada perlu dengan tetangga sebentar.” Muncul ide Kikan untuk menghidupkan TV di saat ia diperintahkan untuk belajar. Kikan tertegun haru melihat berita yang marak belakangan ini di TV, untuk menghilangkan rasa penasarannya ia pun melemparkan pertanyaan pada ibunya selepas ibunya balik dari rumah Bu Susi, ibu tetangga yang sangat ramah di mata Kikan.
<!--more-->
“Ma, ada tidak keluarga kita yang terserang penyakit mematikan? Tadi aku melihat TV, katanya sekarang sudah ada penyakit-penyakit yang membingungkan, bahkan mematikan!”
“Ah, kamu ini Kikan, mama kan sudah bilang. Kita ini keluarga yang istimewa, jadi tidak mungkin penyakit-penyakit datang menghampiri kita, ya sudahlah, pergi cuci tangan sana! Jangan lupa pakai sabun ya..! lagipula kamu tadi menghidupkan TV kan! Kikaaannn !!!!”

Rasi bintang the plough

Rasi Bintang Biduk (The Plough)

www.scienceinthebible.net

Biduk atau sampan/Greater Bear/Beruang Besar/Ursa Mayor/The Plough/Osa Mayor/Grande Ourse/Großer Bär atau yang dikenal dengan Big Dipper atau Gayung Raksasa. Penunjuk arah Utara, terdiri dari 7 (tujuh) bintang, berbentuk seperti gayung (bahasa jawanya "Chebuk" heheheee :P biasanya buat cebok.. ahahaa alah ngomong apa sich?!!!). Karena terdiri dari 7 (tujuh) bintang itulah mengapa Rasi ini juga disebut sebagai "Konstelasi Bintang Tujuh". terletak di 90 derajat LU (Lintang Utara) dan 30 derajat LS (Lintang Selatan). Sebenernya saya juga enggak pernah Ngukur sich.. apalagi Pakai derajat-derajatan baik Lintang Utara maupun Selatan.. Heheee :P  Yang lebih dikenal lagi sebagai Ursa Minor/Beruang Kecil dengan ujung ekornya diberi nama Polaris. Inilah yang juga menggambarkan Biduk itu atau Sampan itu. Bintang Paling terang dalam Ursa terangnya adalah Dubhe atau Dubh/Dubb/Thahr al Dub al Akbar/ Ak (α UMa) sumber bahasa Arab. Tampak paling jelas mulai jam 9 malam (9 p.m) di bulan April. Luasnya 1280 derajat persegi, terluas ke 3. Ada sekitar 20an bintang yang ada di rasi ini sebenarnya dengan Nama-nama dari bahasa Arab juga ada China. 




Mengapa bisa memiliki banyak nama seperti itu, Orang Yunani Kuno melihat rasi ini seperti seekor beruang karena mereka memandang tidak hanya 7 (tujuh) bintangnya saja tapi juga bintang disekelilingnya. Sedangkan bagi orang Romawi Kuno melihat rasi ini sebagai beruang besar yang mereka sebut sebagai Ursa Mayor (Ursa Major), sebegitu pula Franklyn M.Branley dan Moley Coxe menjadikannya inspirasi bukunya "The Big Dipper" sebegitu pula saya yang menjadikkannya koleksi halaman blog ini. hahaaaa :D, Orang Inggris menyebut rasi ini "The Plough", Amerika dan canada menyebut sebagai Big Dipper, Spanyol dengan "Osa Mayor", Prancis dengan "Grande Ourse", Jerman dengan "Großer Bär"