CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Rabu, 17 Juli 2013

it's real :)

persahabatan ini indah, terlalu amazing dan ter ter ter lainnya :)
sebut saja aku, ian dan uli. Ya, nama kami hanya 3 huruf berdasarkan nickname. ian anak bungsu dari 2 bersaudara, sedangkan uli anak tunggal and saya anak sulung dari 4 bersaudara. Ah, entah apa yang mempersatukan kami ! aku juga tak menemukan katan yang pantas untuk describe detailnya :D
secara hobi kami tak mempunyai banyak kesamaan, begitupun dalam hal kuliner. Ah bahkan kami berlawanan dalam hal selera film. Dalam hal musik hanya aku dan ian yang selera tinggi (ciieellleh). secara singkat aku dan uli akrab sejak menduduki kelas 11 SMA, kelas 10 ? huft, kelas 10 adalam moment 1 tahun yang saya sesalkan mengapa aku tidak membuat hubungan persahabatan itu lebih lama. Right, mungkin kelas 10 kami masih dalam tahap adaptasi dan merekapun sibuk dengan kehidupan masing-masing (serasa udah berkeluarga saja :D). Katakanlah sejak kelas dipisah pada semester 1 kelas 10 kami menjadi sering ber_ria :D, sialnya akupun lupa dala sebab dan hal apa yang membuat kami dekat. Ah, lupakan ! bukan itu topik yang ingin kubahas, selaksa cahaya mereka lambat laun terus memotivasi walau tersendat dalam masalah LOVE (blacklist about love in this blog :D). 3 tahun di SMA aku rasa cukup bagi kita untuk mengenal dan mengert satu sama lain teman, bahkan sangat cukup ketika kita berair mata. Cukup 2 kan ? pada pembagian kelas dan perpisahan SMA, ya itu bertiga. Namun bersama uli itu seperti kegiatan rutin yang aku lakukan dipojok asrama dengan beralaskan keramik beratapkan bintang yang kadang kadang hanya tertawa melihat kebodohan kami menangisi "kegiatan dunia" dan "cinta"(padahal aku malas menyebutnya). Curhatan itu cukup dalam ingatan karena tidak akan cukup untuk kubahas kata demi kata dalam coretan blog ini. Dan malam ini mengapa saya ingin menulisnya, hanya karena moment yang baru saja kami lakukan 4 jam yang lalu. Great Day ! kami buka puasa bersama dirumah ian. Sebelumnya pastinya kami mgukur jalan dulu (read : jalan jalan") dan membeli beberapa menu berbuka.Walaupun ian udah bela2in masak dan buatin minuman bukaan tapi kan gg enak kalo gg bawa apa apa. Padahal sejujurnya mau beli es kelapa karena aku tidak bisa makan timun suri yang disediakan rian. But, ditengah jalan dan berhenti disalah satu penjual kelapa di pusat kota raut wajahnya seketika berubah. Right, dia merasa sedih (jangan nangis ya :D) untungnya gg sempat nangis. Akhirnya gg jadi beli, gg mungkin juga bilang ke ian aku gg suka :_)

bersambung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar