Tema dan suasana hati yang tak berimbang yang kutanya saat rintikan hujan mulai menyerbu. Hujan yang selalu membuatku merasa sedikit tenang dan terkadang membuatku lupa akan pertengkaran batin yang belum berujung pada titik aman.
Hujan juga yang selalu mengantarkan rasa rindu pada suasana nyaman. Yup, jarang kusesapi rindu sedalam ini, karena hanya dalam hujan aku bisa bereksplorasi dan memberi ruang dihatiku untuk tidak bertingkah sejenak. Rasanya sedikit sakit, seperti luka yang ditetesi asam asetat walau dalam range pH yang tidak pekat.
Kembali kutarik nafas demi nafas agar aku tak kehilangan moment rindu sedalam ini, saat kembali berkutat dengan keyboard ini pun masih dalam keadaan rinai hujan yang kian lama kian senyap. Ah, rindu ini terlalu. Rindu ini tanpa sapaan dan tujuan.
Tak kuberi kesempatan pada siapapun yang ingin menitip rindu ini pada hujan yang kuanggap milikku. Biarkan aku berspekulasi seperti ini, Toh ini tulisanku dan aku bebas memiliki apapun dalam tulisan ini. Ya, APAPUN ! walau tidak dalam hal milik secara hitam diatas putih. Tetap saja kuanggap hujan ini milikku.
Dititik inilah aku lemah, sebab didetik ini hatiku akan mengikuti alur aliran hujan yang kadang aku berontak untuk mengalir kearah yang sama. Ah, hujan ini terlalu klasik untuk kubagi. Biarkan ia tetap milikku -_-
Jumat, 30 Agustus 2013
Hujan ini klasik -_-
Labels:
#Ekslusif
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar