CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Jumat, 30 Agustus 2013

Well, hatiku sudah berdamai denganmu

Entah untuk siapa kalimat demi kalimat ini ditulis. Aku juga lupa untuk apa tulisan ini diposting, sebab tak ada lagi alasan kenapa aku harus mengingat setiap jejak tentang hal yang sama sekali tak ingin diingat.

Right, tentunya masalah hati yang tak berkelanjutan yang meminta penegasan sikap dari sang Empunya hati. But, apa yang harus kuperjelas ? cukuplah perubahan ini meyakinkan bahwa ini telah berakhir dan sekarang hanya memantaskan diri untuk calon imamku yang entah dimana -_-.

Sejak memutuskan untuk istiqamah dan mulai berbenah diri aku lupa semua tentang hal yang DULUnya kuanggap indah. Ketidakbaikan setelah itupun dapat kuterima dengan hati terbuka bahwa memang bukan dia yang terbaik. Sebab, jika dia yang terbaik tentu dia mengikhlaskan yang terjadi dan mulai berbenah diri juga.


Nyatanya TIDAK, justru lontaran katanya bak meriam masa perjuangan yang menghantam ulu hati dan memekakkan telinga "kan dari dulu aku udah bilang, aku gag suka cewek alim".

Yup, duniaku serasa gelap saat itu saat pertama untuk kedua kalinya kuutarakan maksud hati untuk berhijab syar'i. Ya, itu yang kedua. Yang pertama akhir desember tahun lalu tepat seminggu sebelum ulang tahunku kunyatakan hal baik itu. But, ternyata saat itu syetan memanfaatkan dengan baik keraguanku.

Ah, entahlah. Cukup itu menjadi pelajaran bahwa janji Allah itu pasti. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik dan begitu juga sebaliknya. Well, hatiku sudah berdamai denganmu. Kehidupan kita masih berlanjut. Pun kini aku nyaman dengan penantian ini. Man shabara Zhafira :)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar